Tag Archives: blogger

5 Negara Yang Membuat Saya Ingin Kembali

Sebenarnya tidak ada dalam kamus saya untuk kembali ke suatu Negara/kota yang pernah saya kunjungi. Karena kalau kembali ke tempat yang sama, itu berarti mengurangi kesempatan untuk melihat Negara lain. Dunia begitu luas , alasan waktu dan uang yang membuat saya tidak ingin datang kembali ke tempat yang sama.

Namun untuk 5 negara berikut ini terpaksa saya harus melanggar janji saya sendiri.

Berikut Negara-negara tersebut ;

1. BELANDA

Amsterdam9

edam1

Negara ini membuat saya jatuh cinta pada pandangan pertama. Saya begitu terpesona dengan pemandangan, kanal-kanal cantik, bangunan tuanya, dll.

AMSTERDAM dengan deretan bangunan seragam di atas kanal yang akan terpantul indah pada malam harinya. Lalu lalang pengguna sepeda di jalan-jalan yang mengingatkan saya pada kota Jogjakarta. Sistem transportasi yang berpusat di satu tempat, sehingga memudahkan para penumpang untuk mendapatkan moda transportasi yang akan digunakan.

Kota VOLENDAM dengan deretan rumah mungil nan rapih teratur di pinggir pantai nampak bunga-bunga warna warni di halaman rumah, café-café menarik yang berjejer rapih di sepanjang pantai.

Kota EDAM dengan kehidupan alami dan asri di pinggir sungai yang cantik. Rumah-rumah mungil yang dikelilingi oleh taman bunga beraneka warna. Oma opa duduk santai di beranda rumah menikmati sore sambil membaca dan menyeruput minuman. Ah, indahnya.

2. AUSTRIA

europe-trip-6-506

Sebenarnya, dalam rangkaian traveling saya ke Eropa, Austria tidak ada dalam list Negara yang akan dikunjungi. Namun seorang teman menyarankan untuk mampir kesini. “menyesal bu kalau ke Eropa tapi gak mampir di Austria” katanya.

Singkat cerita, saya pun mampir di kota Salzburg, salah satu kota di Negara Austria. Kota ini begitu tenang dan damai. Seperti kebanyakkan kota-kota di Eropa, Salzburg pun di kelilingi bangunan-bangunan tua yang dibangun sangat rapih dan teliti.

Hohensalzburg Castle adalah salah satu peninggalan sejarah yang terletak di atas bukit di dalam kota. Dari atas castle ini kita bisa menikmati pemandangan kota. Tidak jauh dari area caste juga terdapat rumah composer besar Mozart.

Saya merekomendasikan Salzburg sebagai kota wajib kunjung kalau anda traveling ke Eropa.

3. JEPANG

kyoto20

Ah, Jepang menawarkan sebuah keasyikkan yang komplit. Negara ini begitu ‘memanjakkan’ kita begitu tiba di airportnya. Siapa pun pasti menyukai keteraturan dan kebersihan, bukan? Jepang adalah jawabannya.

Kecanggihan sarana dan prasarananya serta kebersihannya bisa kita temui sampai dalam TOILET (maaf). Bayangkan saja, di dudukkan toilet terdapat berbagai macam tombol untuk berbagai macam kebutuhan. Untuk flush buang air kecil, besar, bahkan untuk pengeringnya juga ada. Hebat kan. Pesan dari saya, ‘jangan sampai anda salah mencet ya’ hehehe.

Orang-orangnya pun sangat ramah dan helpful. Mereka tidak segan mengantar kita sampai di hotel kalau kita tidak tahu jalan.

Dan, bagi anda penyuka kuliner, Jepang juaranya. Mulai dari camilan kue-kue, permen, sampai makanan besar semuanya enak pakai banget. So, jangan pikir panjang, segera masukkan Jepang kedalam bucket list anda.

4. MALAYSIA

mama-pung

Sejak mengenal traveling mandiri alias backpacking tahun 2011 lalu, bisa dikatakan Kuala Lumpur menjadi tempat persinggahan saya sebelum melanjutkan perjalanan ke Negara-negara selanjutnya. Akibat seringnya bolak-balik kesana membuat saya rindu untuk bertemu **halaaahhh** saya bisa tiba-tiba kangen pengen kesana hanya alasan mau minum teh tariknya, makan roti canainya, dan juga nasi kandarnya. Kadang jatuh cinta itu memang bisa datang dari arah mana saja tanpa kita duga. **Haha, mamak-mamak baper**

5. CHINA

makan-gratis

xian-penjual1

xian-penjual

Kota Xi’an dengan Moslem Square-nya membuat saya selalu ingin kembali ke negeri tirai bamboo ini.

Bertemu dengan saudara seiman di negeri Cina itu merupakan pengalaman sekaligus memberikan ketentraman yang luar biasa. Sungguh tidak bisa di lukiskan dengan kata-kata.

Di Xi’an kita bisa merasakan sholat di masjid yang berusia ribuan tahun. Di jamu dan makan bersama keluarga besar muslim xi’an. Dan, yang membuat bahagia itu ketika melihat warga moslem square berhijab dan bertopi haji, menikmati aneka ragam kuliner khas mereka yang super nikmat dan tentu saja halal.

Izinkan saya untuk kembali kesana, ya Allah.

Advertisements

Saya Traveling, Saya Ngeblog, dan Saya Happy!

blog2
Dengan ngeblog kita juga bisa “masuk Tipi”. Happy doong pastinya, hehehe

Setelah “mengumpulkan” tugas menulis sebagai rangkaian tugas dari kelas workshop Anging Mammiri kemarin., sekarang giliran menulis untuk mengikuti lomba yang juga diadakan oleh komunitas blogger Anging Mammiri, Makassar (cieee, ikut lomba nih yee 😀 😀 😀 ).

Kalau yang kemarin tidak ada satupun nama saya masuk nominasi untuk sekian kategori yang dilombakan, maka kali ini saya berharap semoga saya bisa masuk jadi salah satu juaranya. Haha pede banget yaa?Itulah salah satu yang membuat kita happy menjadi blogger (jiaahhh, udah ngerasa sebagai blogger nih), mau nulis apa saja boleh, gak ada yang larang. Mau nulis harapan kita semoga jadi salah satu pemenang, ya boleh–boleh saja dong, lha wong ini blog saya kok, selama tidak membuat orang lain tersinggung sih, it’s oke saja. malah mungkin kamu yang baca tulisan ini akan senyam senyum sendiri, iyaa kaan? Hayooo senyuuuum.. hahaha

Baiklah, saya akan cerita sedikit kenapa saya bisa terjun bebas dalam dunia ngeblog ini.

Semua dimulai dengan ketidaksengajaan. Saat itu, di bulan Januari tahun 2016, tiba- tiba saja kelas penulisan Travel Blog digelar di warkop kami (emangnya tikar digelar?), saya yang tahu diri bahwa saya sama sekali tidak punya bakat tulis menulis tidak berani mendaftarkan diri. Lah iyalah, wong nulis status atau caption di FB saja saya gak sanggup, apalagi harus menulis panjang kali lebar sampai ratusan kata. Waduuhh, ampun, nyerah deh…..

Tapi, suami saya ‘memaksa’ saya untuk ikutan.

“ikut saja, kan kelasnya akan diadakan di warkop kita,” katanya.

“kamu tidak akan pernah tahu kalau kamu bisa sebelum kamu mencobanya,” katanya lagi.

Saya mengalah, seperti yang sudah – sudah (jiaahhh curcol).

blog1
Kelas Travel Blog I, bertempat di warkop Coffeegrapher

Singkat cerita, di akhir kelas hari itu, ‘dosen pembimbing’ memberikan sebuah tugas yang harus di buat, yaitu tentang pengalaman sewaktu traveling. Panjang tulisan minimal 500 kata. Jeng jeng.

Tentu saja tugas ini menjadi ‘siksaan’ bagi saya.

‘lima ratus kata, bow. Darimana saya harus ‘memungut’ kata–kata sebanyak itu?” batin saya.

Namun, Entah dapat wangsit dari mana, begitu buka laptop dan memulai menulis, kata demi kata seperti mengalir tak terbendung ** jiaahh ** tulisan pertama saya bukan cuman 500 kata tetapi lebih dari 1000 kata sodara – sodara!

blog3
Dengan komunitas Ibu-ibu Doyan Nulis, seusai liputan acara kepenulisan oleh MetroT V
blog4
Daeng Ipul bilang :”blogger yang baik adalah pembaca yang ‘rakus’.  Lihat dong, tumpukkan buku-buku di atas meja itu.
blog5
bersama teman-teman kelas Travel Blogger. Always happy with big smile

Sejak saat itu, saya mulai merasa ‘asyik’ dengan dunia tulis menulis ini. Lebih – lebih lagi, saya memilih ‘jalur’ Travel Blog sebagai genre tulisan saya. Karena dunia traveling merupakan hobi saya, jadi lebih mudah bagi saya menemukan ide untuk diangkat menjadi tulisan. **asyiiik (boleh senyum lagi, dong 😀 )

Traveling adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Kemudian mengabadikan cerita perjalanan tersebut ke dalam bentuk blog itu akan membuat kisah perjalanan kita bisa dikenang dan di ‘ingat’ sepanjang masa. Saya malah punya mimpi, suatu saat kisah perjalanan saya bisa dibukukan supaya bisa dilihat dan dibaca orang dengan lebih luas lagi. Berbagi pengalaman itu bisa membuat kita happy, kan?

Belakangan ini, saya kerap ikut mendampingi kegiatan suami yang lumayan padat. Seringkali, di suatu acara kita ‘diharuskan’ untuk mengisi daftar tamu. Kolom nama, nomor telepon, dan alamat sudah lolos di isi, begitu tiba di kolom ‘profesi/pekerjaan’ saya akan merasa stuck, bingung mau ngisi apa. Masa saya harus mengisi dengan tulisan ‘ngekor suami?’ gak banget dong. Nah, sejak ngeblog, saya punya jawaban untuk mengisi kolom itu, yup saya mengisi kolom profesi/pekerjaan saya sebagai BLOGGER!

It’s sound so cool and make me verry happy.

Selain menulis cerita perjalanan. Saya sangat menikmati kalau ada acara workshop atau sekedar acara ngumpul – ngumpul dengan para blogger. Dari acara – acara tersebut, saya bisa menyerap ilmu lebih banyak lagi dari para pemateri dan dari teman – teman blogger yang sudah ‘jagoan’ di bidangnya.

blog6
ngumpul-ngumpul dengan teman blogger dalam rangka ulang tahunnya De Nina
blog7
belajar lagi, ketemu lagi, dan happy-happy lagi

Dengan ngeblog saya bisa berkenalan dan bertukar cerita dengan teman–teman baru dari segala kalangan dan latar belakang pendidikan. Tentu saja hal ini bisa menambah wawasan dan menambah teman. Sesuai yang dianjurkan oleh suami saya untuk bisa mengenal paling tidak satu orang dalam sehari.

Ber- haha hihi dengan mereka membuat saya lebih sering tersenyum bahkan tertawa lepas seperti tidak ada beban. Kalau sudah begitu, rasanya bunda jelita (jelang lima puluh tahun maksudnya) ini tidak butuh memakai segala macam krim perawatan dokter untuk mengencangkan kulit wajah saya. Cukup datang dan ngumpul dengan teman – teman sesama blogger sudah membuat happy dan awet muda!

Yuhuuuuu…..

Tulisan ini disertakan dalam Lomba blog #10tahunAM”