MY SOULMATE IS MY TRAVELMATE

x8

Travelmate itu apa sih? Aahh, teman-teman traveler pasti sudah pada ngerti lah yaa apa itu travelmate. Hehehe..

 

Mendapatkan travelmate itu gampang-gampang susah. Mencari yang ‘seirama, sejiwa’ itu bukan perkara mudah, harus diperjuangkan, halaaahhh kayak mau cari pasangan hidup ajaahh.. eehh, tapi bener loh, travelmate itu sama halnya dengan “pasangan hidup” harus bisa mengerti, memahami, mengalah, dan me me yang lain deh.. bayangin kalau kita melakukan sebuah perjalanan yang berhari-hari bahkan berminggu-minggu kemudian travelmate kita menyebalkan pasti bête banget doong, iyaa gakk??

Iyalah. Karena mencocokkan hobi, minat, dll tidak mudah jenderaaall.. hadeeehh..

 

My Husband is my travelmate.

Oke, kita tidak perlu berdebat panjang dengan istilah, arti, atau pun urusan saling memahami dengan pasangan hidup, eh dengan travelmate.

Herewith I introduce my real travelmate ever. Yup, he is my dear husband (hadeeh ko mendadak ngenggres geneh yaahh :D).

Kami mulai menjalani traveling kami as a couple yaitu di penghujung bulan Desember tahun 1996, atau 2 (dua) bulan setelah kami menikah. Jogja adalah kota pilihan kami untuk menjalani ‘bulan madu’ kami yang tertunda. Bukan Bali apalagi Singapura seperti kebanyakkan teman-teman kami saat honeymoon. Jogja seperti memiliki ‘aroma’ petualangan yang seru. Kami malah sempat kepikiran untuk menumpang kereta sayur sebagai moda transportasi bulan madu kami saat itu. Hihihi anti mainstream banget yaahh..

DSCF3579.JPG

Ulang tahun perkawinan pertama kami dirayakan di Bali (aah ke Bali juga akhirnya, hehehe).

Setelah Jogja, Bali, kemudian diikuti dengan traveling ke daerah-daerah lain di Indonesia dan juga keluar negeri kami jabanin.

Tidak sulit ‘menyatukan’ minat kami dalam hal menjalani traveling. Demikian juga dengan hal-hal detail dan remeh – temeh lain semisal dandan atau packing-packing yang super lelet sudah biasa buat travelmate saya, atau kadang kalau mau berlama-lama di satu tempat akan lebih gampang diatur.

Travelmate saya ini sekaligus seksi repot saya, hahaha. Mulai dari booking ticket, hotel, sampai urusan ‘angkat berat’ berupa bawaan saya yang segudang itu menjadi urusannya. Do’i penyabar banget nget (papse jangan GR yee..). gak salah deh pokoknya saya memilih ‘travelmate’ macam tuh, hehehe. Thanks so much yaa papse. Love you puuuuull laahh 😀 😀

Europe Trip #11 060.jpg

 

My Daughter Also My Travelmate

Jonas1

Anak saya, Bunga sudah mulai kami ajak melancong kiri kanan sejak dia masih bayi. Di umurnya yang baru 7 (tujuh) bulan sudah harus ikut kami pindah dari Jakarta ke Jambi. Dan kota itu menjadi perjalanannya pertamanya yang lumayan jauh.

Karena alasan pekerjaan suami yang harus kesana kemari membuat Bunga ‘terpaksa’ ikut. Pun pindah dari satu kota ke kota yang lain sudah lumrah dia jalani. Kadang dulu waktu dia masih kecil seringkali dia menanyakan “kapan kita pindah kota lagi?

Perjalanan panjang kami ketika kami traveling ke Eropa tidak membuat dia berkeluh kesah. Transit berjam – jam di suatu Negara untuk melanjutkan perjalanan kami berikutnya tidak masalah baginya. Dia sabar sekali. Tidak pernah ada keluh kesah kalau sedang traveling. Tidak pernah menunjukkan sikap manja karena dia anak tunggal dan umur yang masih terbilang belia.

Dia bahkan ikut menenteng barang bawaan juga, walaupun yang paling berat tetap urusan papanya. Hihi.

Jonas12 campuran 455.jpg

Europe Trip #1 007.jpg

 

saint-Michel.jpg

gw4

 

 

Segitiga Sama Cinta

Jalan ramai-ramai dengan teman, kerabat, atau ikut tour travel bukan tidak pernah kami jalani, namun akhir – akhir ini setelah kami mengenal apa itu backpacking, kami lebih sering jalan bertiga terutama untuk perjalanan jauh semisal ke luar negeri.

Mereka berdua adalah the real travelmate saya. Kemana-mana asal kan senang, dan tiada yang melarang deh pokoknya, hehe.

Rasanya aneh saja kalau ada salah satu dari kami tidak ikut serta. Seumpama bantal tanpa sarungnya (waduuuhh istilah apa nih..?). Kami adalah three musketeers, ‘one for all, all for one’ deh. Kami adalah one package, called #segitigaSamaCinta ….

rome9

SSC1.jpg

3-bayangan-narsis.jpg

PS ; foto2 lamanya menyusul yaa, karena saya harus buka-buka file dulu.

Advertisements

6 thoughts on “MY SOULMATE IS MY TRAVELMATE”

    1. waaahhh jadi terharu kitee..

      aamiin.. semoga dapat travel mate yang okeeh yaa Afdhal..

      makasih udah baca tulisan saya yaa..

      Like

  1. The best travelmate is our husband. semoga Do’i bisa jadi travelmate sejati kyk Bunda Nuniek 😀
    Semoga bis asharing cerita sampai tua yah Bund. Amin..
    ini ngalah2in harmonisnya keluarga cemara. hehehehhe

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s